Posts Tagged ‘Java’
Open Source University Meetup(OSUM)
Dunia opensource kini makin berkembang. Hal ini dibuktikan dengan adanya sebuah forum sekaligus jejaring sosial(social network) yang baru dibuat oleh Sun Microsystems. Forum ini diberi nama Open Source University Meetup(OSUM). Kenapa diberi nama OSUM? Karena nanti yang mendaftar di forum ini adalah berbagai macam mahasiswa dari berbagai belahan dunia. Di sana nanti kita akan bisa membuat grup sendiri atau bergabung dengan grup/komunitas atau universitas orang lain.
Dari universitas di Indonesia sendiri sudah ada Universitas Kristen Duta Wacana, Universitas Kristen Satya Wacana, UPN “Veteran” Yogyakarta, Universitas Dian Nuswantoro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, IT Telkom, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Negeri Semarang, Universitas Gadjah Mada, Universitas Trunojoyo, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Lampung, Universitas Brawijaya, dan Politeknik Negeri Jakarta. Totalnya sudah mencapai 681 groups dari segala penjuru dunia…
Nah… tidak ada salahnya bagi Anda yang belum bergabung untuk mendaftar di OSUM ini lewat osum.sun.com. Di sini Anda bisa berbagi, bertanya, berdiskusi apapun.. Yang penting OpenSource.. because KNOWLEDGE IS OPENSOURCE!
Rangkuman Tentang MVC(Model-View-Controller)
Setelah hari ini beberapa jam belajar MVC(Model-View-Controller) menggunakan framework Code Igniter, akhirnya ada beberapa hal yang dapat saya rangkum:
- Model adalah kelas yang merepresentasikan struktur data. Pada umumnya, model berisi method-method untuk membantu mengambil, menambah, mengupdate dan mendelete data.
- View adalah tampilan dari web yang dibuat.Boleh dikatakan view ini adalah halaman web biasa.
- Controller adalah kelas yang menghubungkan antara model dan view. Di controller inilah nanti model dan view akan diload. Biasanya nama kelas pada controller merupakan nama halaman yang diketikkan di URL.
Menurut saya, MVC sangat memudahkan dalam membuat aplikasi entah itu berbasis web atau bukan karena sudah memisahkan antara presentation logic, business logic dan data access logic. Semua benar-benar mempunyai peran sendiri-sendiri. Jadi untuk maintenance source code dan aplikasinya lebih enak..
Pertemuan Perdana JUCY
Hari ini, pertemuan perdana JUCY(Java UKDW Community) sudah berlangsung… Ya walaupun ada beberapa yang berhalangan hadir karena ada acara wajib yang diadakan oleh kampus. Tapi senang juga rasanya bisa berkenalan dengan teman-teman baru. Pertemuan perdana ini juga dihadiri oleh seorang mahasiswa UKDW yang sudah berpengalaman mendevelop aplikasi dengan Java, yaitu Patrice alias SlackX. Dia sharing-sharing bagaimana suka duka dan perjuangannya belajar Java.. Katanya : “wah.. kalau dulu saya waktu belajar Java harus sendiri, karena banyak teman-teman yang nggak suka sama Java. Denger namanya aja udah ngeri.. Jadi ya belajarnya cuma ikutan di milis, forum atau baca dokumentasi aja..“. Tapi ya memang betul, itulah yang saya alami juga. Banyak teman-teman saya yang alergi kalau mendengar kata Java. Sedih.. nggak ada teman yang bisa diajak berdiskusi..
Nah.. tapi sekarang karena udah ada JUCY jadi agak lega terhadap hal-hal yang semacam itu..
Sekarang di luar UKDW pun juga sudah mulai banyak komunitas-komunitas Java. Di Jogja sendiri ada 3, yaitu JUCY(UKDW), JUTEC(UPN Veteran) dan JUPE(STMIK Pelita Nusantara). Di kota lain juga pasti ada lah.. cuma mungkin saya nggak terlalu tau.. Yah.. semoga komunitas Java dan opensource lainnya dapat terus berkembang dan saling bekerja sama untuk saling berbagi ilmu pengetahuan…
— KNOWLEDGE IS OPENSOURCE —
GlassFish v3 Prelude Released
Sun Microsystems and the Project GlassFish community have announced the release of GlassFish v3 Prelude, a modular, lightweight Web 2.0 development and deployment platform. The announcement underscores the momentum of the GlassFish v2 application server, which notched eight million downloads and over 200,000 product registrations in the previous twelve months.
This article summarizes the features in the GlassFish v3 Prelude application server and provides links to more information and downloads.
Contents
- New Features
- Modular Architecture Based on OSGi
- Rapid Redeployment Feature
- Native Rails Deployment Support
- Benefits and Additional Features
- Conclusion
- References
New Features
The features of GlassFish v3 Prelude that should prove most important to developers are:
* Modular architecture based on OSGi
* Rapid redeployment — maintains session state on Java Web application redeploy
* Native Rails deployment support
GlassFish v3 Prelude is available for immediate download. Support is available with Sun GlassFish Enterprise Server v3 Prelude.
Modular Architecture Based on OSGi
GlassFish v3 Prelude re-hosts existing Java Web 2.0 technologies on a microkernel OSGi-based architecture. The microkernel architecture makes GlassFish v3 Prelude a lightweight deployment platform that starts quickly and uses resources sparingly because it only starts those services required to support deployed applications.
Moreover, you can add features to the platform dynamically without having to restart. The additional ability to host dynamic languages makes GlassFish v3 Prelude ideal for hosted virtual environments.
Read the rest of this entry »
Netbeans 6.5 RC 2 available
Setelah lama ditunggu-tunggu akhirnya Netbeans 6.5 udah nyampe RC2 juga.. Berarti sebentar lagi yang final releasenya dah keluar… Hehe.. Sudah nggak sabar ingin mencoba karena kemarin pas nyoba versi betanya rasanya cukup memuaskan, walopun masih ada bugnya. Dari dulu aku memang senang dengan fitur-fitur yang ditawarkan Netbeans. Apalagi di Netbeans 6.5 ini ada support untuk PHP. Jadi nggak perlu install web development tools seperti Dreamweaver, Nvu, Quanta, atau Blue Fish. Hehe.. 1 IDE aja udah lengkap : Java & PHP(2 bahasa pemrograman opensource favoritku yang powerful pastinya hehe). Tp di Netbeans 6.5 support untuk UMLnya dibuang. Nggak tau kenapa. Padahal sayang kalau dibuang, udah susah-susah buatnya.
Y udah… maju terus deh komunitas pengembang Netbeans.. Ditunggu Netbeans 7.0 nya sekitar 4 bulan lagi.. Menurut timeline jadwal release-nya sih gitu.. Semoga tepat waktu
JAVA VS BAHASA PEMROGRAMAN LAINNYA
Java itu sulit, salah ketik sedikit error, rumit, dll…. Itu yang sering saya dengar dari orang-orang di sekitar saya. Ya, memang. Pada awalnya, Java memang terasa begitu sulit, karena Java merupakan bahasa pemrograman yang strongly-type(strict) dan mungkin Anda belum terbiasa saja. Tapi sadarkah Anda, bahwa dengan bahasanya yang strongly-type itu, malah membuat Java menjadi sangat konsisten dalam segala aspek. Dengan begitu, programming malah terasa nyaman.
Jika Anda sudah terbiasa dengan Java, berarti Anda telah menginvestasikan Java dalam hidup Anda. Menurut pandangan saya, hal itu sangat tepat karena banyak perusahaan mengembangkan Java, seperti IBM, Sun Microsystems, Oracle, dan Microsoft. Jika salah satu perusahaan mati, masih banyak perusahaan yang tetap mau mensuport Java. Yang kedua Java itu gratis. Semua bisa belajar Java. Yang ketiga banyak proyek2 yang menggunakan teknologi Java, dan Anda bisa memakainya dengan gratis juga, seperti Struts, Hibernate, Apache Tomcat, Tiles, Spring, Alfresco, dll.
Selain itu Read the rest of this entry »
POLIMORFISME
Polymorphism atau Polimorfisme – dari namanya dapat diartikan : poli = banyak, morph=bentuk. Yup, memang arti polimorfisme pada Java mendekati hal itu, tepatnya satu metode yang mempunyai banyak bentuk, tergantung Objek yang dimasukkan dalam parameter. Ini contohnya: Misal, pertama saya punya kelas bernama Mobil, seperti di bawah ini:
package polymorph;
public class Mobil
{
String merk()
{
return "Mobil tanpa merk";
}
}
Saya juga punya kelas Suzuki dan Toyota yang diextends dari kelas Mobil:
package polymorph;
public class Suzuki extends Mobil
{
@Override
String merk()
{
return "Saya naik mobil Suzuki";
}
}
package polymorph;
public class Toyota extends Mobil
{
@Override
String merk()
{
return "Saya naik mobil Toyota";
}
}
Lalu saya punya kelas Pengendara yang ceritanya akan naik mobil:
package polymorph;
public class Pengendara
{
private Mobil mobil=new Mobil();
public void merkMobil()
{
System.out.println(mobil.merk());
}
public void setMobil(Mobil b)
{
this.mobil=b;
}
public Mobil getMobil()
{
return mobil;
}
}
Terakhir, saya punya kelas Tester yang akan mengimplementasikan polimorfisme :
package polymorph;
public class Tester
{
public static void main(String[] args)
{
Pengendara budi=new Pengendara();
Suzuki suzuki = new Suzuki();
Toyota toyota = new Toyota();
budi.setMobil(suzuki); //menyuruh budi naik mobil
budi.merkMobil(); //menyuruh budi menyebut merk mobil
}
}
Pada contoh kelas Tester di atas, saya suruh si budi naik mobil suzuki. Setelah itu budi saya suruh sebut merknya. Output dari kelas Tester di atas adalah Saya naik mobil Suzuki. Tetapi jika saya ubah statement
budi.setMobil(suzuki);
menjadi
budi.setMobil(toyota);
maka hasil outputnya adalah Saya naik mobil Toyota. Jadi dapat dilihat sendiri bahwa Anda hanya menjalankan satu buah method saja yaitu
budi.merkMobil();
tetapi dapat menghasilkan sesuatu yang berbeda tergantung objek yang diberikan. Itulah polimorfisme. Oke.. Semoga artikel ini membantu Anda dalam memahami polimorfisme.
